Contoh Resensi Novel

 

Resensi Novel MAHABBAH

“Kisah Cinta Layla Majnun & Yusuf Zulaikha”

A. Identitas Buku

  • Ø  Judul : (Mahakarya Sastra Sufi) MAHABBAH “Kisah Cinta Layla Majun & Yusuf Zulaikha”
  • Ø  Penulis : Nizami Ganjavi & Hakim Nuruddin Abdurrahman Jami
  • Ø  Penerjemah : Ali Noer Zaman & Leinovar Bahfein
  • Ø  Penyunting : Shalahudin Gh
  • Ø  Penggambar Sampul : Imam Bucah
  • Ø  Halaman : 358 halaman
  • Ø  Ukuran : 14 x 21 Cm
  • Ø  Penerbit : Javanica (PT Kaurama Buana Antara)
  • Ø  ISBN : 978-602-6799-34-0
  • Ø  Cetakan I : Maret 2018
  • Ø  Harga Buku : Rp. 85.000,00

 

B. Pembuka Resensi

Novel MAHABBAH terdiri atas 2 buah cerita. Novel tersebut mengisahkan tentang kisah cinta antara Layla Majnun dan Yusuf Zulaikha. Perlu diketahui bahwa tidak banyak karya sastra menampilkan kisah-kisah di cinta yang serumit ini, kisahnya ditulis oleh Nizami & Jami (dua pujangga sufi). Kisah yang diceritakan dalam novel tidak hanya dilihat dari sudut peristiwa yang berkaitan dengan tindakan-tindakan para pelaku nya. Dalam novel MAHABBAH ini juga bisa dilihat banyak sisi positif yang baik untuk dipelajari.

 

C. Isi Resensi

1. Sinopsis

Didalam novel ini menceritakan tentang ilmu Tasawuf. Dalam Tasawuf, spiritualitas Islam, hubungan antara hamba dan Tuhan hanya bisa terjalin melalui cinta, mahabbah. Hamba adalah sang pecinta, Tuhan adalah sang kekasih. Hamba terpisah dari Tuhan karena nafsu, yang berlapis-lapis banyaknya, dan cinta bagaikan tungku api yang membakar nafsu sang pecinta. Perjalanan menuju sang kekasih begitu panjang dan menyakitkan, tetapi itulah yang harus dilalui setiap pecinta yang meniti Jalan Mahabbah.

Kisah tentang perjalanan pecinta meniti Jalan Mahabbah kerap diabadikan dalam karya sastra oleh para pujangga Sufi di setiap masa. Yang termasyhur di antara semuanya adalah Layla Majnun karya Nizami (abad ke-12) dan Yusuf Zulaikha karya Jami (abad ke-15). Keduanya berkisah tentang seorang pecinta yang terpesona pada keindahan Tuhan yang mewujud dalam diri kekasihnya, mengalami siksa kerinduan tak terkira hingga kehilangan dirinya dan mengantarkannya pada penyatuan mistis tak terkatakan sebagai puncak pengalaman spiritual. Kisah mereka yang penuh liku dilukiskan dalam metafora-metafora yang luar biasa kaya dan indah, menginspirasi banyak pujangga, seniman, dan pejalan spiritual dari berbagai agama berabad-abad lamanya.

2. Kelebihan

Didalam novel ini banyak sekali hal hal yang bisa kita ambil pelajaranya, di dalamya menceritaka perjalanan menuju Mahabbah kepada Allah. Dengan beragam perbedaan sikap dan juga tingkah laku uang baik yang bisa kita ambil pelajaran didalam sebuah kehidupan.

3.  Kekurangan

Didalam novel ini memiliki kata kata yang tinggi. Maksudnya, banyak kata kata yang bermakna, tidak semua kalangan pembaca yang langsung bisa memahaminya.

 

D. Penutup

Secara umum, buku ini memiliki kata-kata yang bermakna sehingga tidak semua kalangan dapat memahaminya. Sehingga buku ini sangat bagus untuk para pecinta sastra ataupun para pelajar yang ingin mempelajari karya sastra.


Sumber : 

https://musaasooy15.blogspot.com/2019/05/resensi-novel-mahabbah-mahakarya-sastra.html

https://kaurama.co.id/buku/mahabbah/

http://www.perempuanmembaca.com/2019/04/review-novel-mahabbah-rindu-abidah-el.html

https://lintasgayo.co/2020/03/01/layla-majnun-sang-penanggung-beban-kesetiaan-cinta-sejati/

Komentar

Posting Komentar